5 Kesalahan Umum Orang Tua

Kesalahan Umum Orang Tua

10 Tips Single Parent Jadi Ortu Tangguh Besarkan Anak Sendirian
Ilustrasi orang tua dan anak
Source: Haibunda.com

Sebelumnya, apakah anda, parents, pernah mengalami hal di bawah ini?

· Anak yang susah dihubungi

· Anak menolak/berbohong ketika ditanya hendak pergi kemana

· Anda merasa anak tidak mau terbuka

Pernahkah anda berpikir penyebabnya? Dan yang paling penting, pernahkah anda sebagai orang tua mengintrospeksi diri sendiri dan tidak hanya melihat dari satu sudut pandang?

Karena dalam beberapa kasus, orang tua juga perlu introspeksi diri lho parents. Dan hal ini sangatlah normal karena meskipun sudah menjadi orang tua, kita tetaplah menjadi manusia yang masih belajar.

Lalu apa saja sih Kesalahan Umum Orang Tua. Pernahkah anda berpikir penyebabnya dan solusinya?

1. Tidak mendengarkan anak

Tedengar konyol ya? Tapi hal ini benar. Banyak orang tua yang hanya berbicara 1 arah dengan anak mereka. Mungkin karena terlalu sibuk sehingga tidak menyediakan waktu untuk mendengarkan apa kata anak mereka.

Bagaimanapun juga mereka adalah anak-anak kita yang juga ingin merasa dihargai. Sisihkanlah sebentar waktu untuk berkomunikasi dua arah dengan anak, agar ia juga dapat mengutarakan perasaannya.

2. Orang tua terlalu sibuk

Kesalahan orang tua yang satu ini cenderung meningkat di kota-kota besar, di mana kedua orang tua berkarir dan sibuk mencari uang serta menghabiskan waktu di jalan karena kemacetan lalu lintas. Uang bukan segalanya untuk anak-anak. Mereka tidak bisa diserahkan begitu saja kepada pembantu rumah tangga. Luangkan waktu untuk bersama-sama mereka. Selain mendengarkan mereka, kebersamaan adalah momen-momen penting dalam sebuah keluarga.

3. Menggunakan kata ‘Harus’

Anak-anak terutama remaja tidak suka diperintah. Kata ‘harus’ atau larangan-larangan yang diucapkan orang tua kepada mereka, akan membuat mereka tidak bebas berpikir dan akhirnya dapat menjadi frustasi. Mereka sudah mulai dewasa, sehingga perlu belajar membuat keputusan dan menerima konsekuensi dari keputusan tersebut. Kita sebagai orang tua membimbing dan mengarahkan dari belakang.

4. Terlalu melindungi

Bila Anda terlalu mengekang mereka dengan tujuan baik, yaitu melindunginya, justru membuat mereka kurang berani mengambil keputusan. Atau sebaliknya, mereka merasa tidak bebas dan tidak nyaman. Mereka tidak ingin diperlakukan sebagai anak kecil lagi.

5. Cara mengkritik yang kurang tepat

Cara mengkritik yang tidak tepat, melarang, menggurui, dan sebagainya dapat membuat mereka merasa tidak dipercaya. Bagi sebagian anak remaja, mungkin malah membuatnya kehilangan rasa percaya diri dan rendah diri serta frustasi.Berilah bimbingan dan pujian dengan tulus. Pelajari cara-cara mengkritik yang baik, serta cara melarang yang tepat.

Bagaimana cara memberikan feedback yang baik? Baca juga artikel Livesmart: The Art of Giving Feedback

Stay tuned juga ya di platform Livesmart yang lainnya:

Leave a Comment

Your email address will not be published.